Pengantar

Program Sarjana Program Studi Farmasi (PSPSF) Fakultas Farmasi UGM merupakan salah satu program studi yang berada di bawah pengelolaan Fakultas Farmasi UGM. Fakultas Farmasi UGM didirikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tanggal 27 September 1946 dengan nama Perguruan Tinggi Ahli Obat (PTAO), dan sampai dengan tahun 2019 telah meluluskan lebih dari sepuluh ribu sarjana farmasi. Salah satu bukti komitmen untuk menghasilkan lulusan yang unggul, selama ini PSPSF memperoleh akreditasi A dari BAN-PT dan pada tahun 2019 memperoleh akreditasi A dari LAMPT-KES.

Selaras dengan visi dan misi PSPSF yaitu sebagai pelopor Pendidikan sarjana farmasi yang unggul di tingkat nasional dan bertaraf Internasional; yang dijiwai dengan semangat Universitas Gadjah Mada “Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi”, PSPSF berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang unggul sebagai sarjana farmasi dengan profil general pharmacy yang memiliki kualifikasi 9 stars of pharmacist menurut World Health Organization (WHO) yang menggambarkan peran farmasis dalam dunia kesehatan, yaitu: kepedulian (caregiver), pendidik (educator), komunikator (communicator), pemimpin (leader), pengambil keputusan (decision maker), manajer (manager), pembelajar seumur hidup (life-long leraners), tanggung jawab pribadi dan profesional (personal and professional responsibility), dan pemahaman ilmiah dan kemampuan penelitian (scientific comprehension and research abilities).

Sebagai langkah strategis menyikapi revolusi industry 4.0, lulusan sarjana farmasi dari PSPSF Fakultas Farmasi UGM dibekali dengan kemahiran softskills yang diperoleh secara terstruktur dalam kurikulum, maupun kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler, berupa muatan muatan interdisipliner, softskills, paparan kompetensi global (enhance stadium generale), serta paparan awal (early exposure) ke dunia kerja sesuai minat mahasiswa yaitu: farmasi rumah sakit, farmasi industry, farmasi obat tradisional, farmasi kosmetik dan makanan, farmasi distribusi dan pemasaran, farmasi riset dan penemuan obat, dan farmasi komunitas dan regulasi.

Leave A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*